Tiga Terduga Teroris Ditangkap di Tebo,  Dua Berstatus Honorer

Selasa, 23 Agustus 2022 - 09:18:05 WIB

IMCNews.ID, Tebo - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri meringkus tiga terduga teroris di Jambi. Informasi yang diperoleh, ketiga terduga teroris tersebut masing-masing berinisial IS  yang merupakan tenaga honorer. Kemudian RI juga tenaga honorer di Pemda Tebo dan MA.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian soal kegiatan penangkapan ini. Melansir dari Jambi One, ketiga terduga teroris tersebut ditangkap di tempat berbeda di Desa Teluk Kasai Rambah, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo pada Senin (22/08/2022) dini hari, sekira pukul pukul 00.10 - pukul 00.30 WIB.

"Ketiganya diamankan tim Densus dini hari tadi (kemarin), " kata sumber yang dikutip dari Jambi One, Senin (22/08/2022) kemarin.

Hingga Senin sore, pukul 17.00 WIB, situasi dan kondisi di Desa Teluk Kasai Rambah, Tebo Ulu tetap kondusif. Terlihat sejumlah anggota TNI dan Polri masih berjaga di daerah tersebut.

Kapolres Tebo, AKBP Fitria Mega hingga Senin malam belum bisa dikonfirmasi soal penangkapan terduga teroris ini.

Informasi lain, penangkapan tiga terduga teroris di Tebo ini merupakan pengembangan dari penangkapan dua orang terkait kasus dugaan tindak pidana terorisme di Muarojambi pekan lalu.

Sebelumnya, pada 16 Agustus 2022, Densus 88 menangkap dua anggota dari Anshor Daulah di RT 01 Perumahan Argenta I, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Muarojambi.

"Ada 2 yang ditangkap," kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Selasa (16/8/2022).

Aswin belum mengungkap identitas kedua teroris tersebut. Ia hanya memastikan, keduanya merupakan anggota dari Anshor Daulah.

Ketua RT 01 Perumahan Argenta I, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Dadang mengatakan, terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 pada Selasa (16/8/2022) subuh berprofesi sebagai pengecer kerupuk.

"Kalau setiap hari profesinya sebagai pengecer kerupuk," ujarnya.

Menurut Dadang, saat terjadi penggeledahan, petugas membawa tas yang diduga berisi sejumlah barang bukti.

"Ada dua tas yang dibawa. Petugas ada menemukan beberapa barang bukti, seperti buku-buku yang diduga mengandung ajaran jihad dan beberapa busur panah," ucapnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA